My Daily Essentials

Ketika aku pergi ke event atau pergi saat weekend, aku biasanya membawa beberapa perlengkapan yang lebih lengkap. Misalnya, bawa basic make-up untuk sekedar touch up, tissue basah dan tissue kering, spare peniti dan sisir, serta masih ada beberapa items lagi yang selalu ada di dalam tas aku.

Tapi, kalau sehari-hari, perlengkapan yang aku pakai dan bawa lebih sedikit dan jauh lebih ringkes. Kenapa? Ya karena aku gak ngerasa butuh aja bawa banyak-banyak yang bikin tas semakin berat.

Selain itu, karena sehari-hari kegiatan aku hanya antar dan jemput anak-anak, otomatis perlengkapan yang aku perlukan semakin sedikit.

Dan ini dia nih perlengkapan alias daily essentials aku untuk kegiatan sehari-hari:

  • Dompet. Ini gak boleh ketinggalan. Soalnya susah kalo ketinggalan. Jadi gak bisa jajan. Dompet ini ukurannya agak besar, jadi agak makan tempat. Sebetulnya sih bisa aja pakai yang lebih kecil. Tapi karena ini hadiah dari Udjo ya pakainya yang ini.
  • Kunci Rumah. Berhubung pintu pager pasti di gembok, jadi kudu banget bawa. Soalnya kalau gak bawa repot banget.
  • Kaca kecil yang ada kaca pembesar. Beli kaca ini awalnya karena gambarnya Buttercup favorit aku. Tapi sekarang kepake banget untuk pakai lipstick atau untuk ngeliatin jerawat yang lagi eksis di muka.
  • Karet rambut. Berhubung anak saya dua dan perempuan semua, karet ini kudu banget dibawa soalnya mamak paling gemes kalau lihat rambut anak-anak berantakan. Selain itu, mereka biasanya suka request untuk pakai karet warna tertentu di hari tertentu. Jadi harus bawa yang warna-warni.
  • Jam tangan. Jam tangan juga salah satu yang gak boleh ketinggalan. Kenapa? Soalnya aku anak jam tangan banget. Agak ribet buat aku kalau harus lihat jam di smartphone. Jauh lebih ringkes kalau lihat di tangan aja. Nah jam tangan yang lagi sering aku pakai ini sebetulnya bukan jam tangan wanita. Ini sebetulnya jamnya Udjo. Bukannya gak mau pakai jam tangan wanita, tapi kebetulan jam ini agak lebih cocok untuk aku pakai sehari-hari karena lebih tahan banting dan lebih gagah aja. Hahahahahaa. Tapi kalau pas ada event tertentu dengan dresscode tertentu, biasanya ya bakalan pakai jam tangan yang lebih feminin alias jam tangan wanita.
  • Tissue basah. Kenapa aku gak bawa tissue kering? Soalnya kalau sehari-hari, justru lebih kepake tissue basah. Bisa buat bersihin tangan atau mulut yang kotor, bisa juga buat bersihin kaki yang agak kotor karena anak-anak main di taman. Selain itu, kadang-kadang lebih susah cari tissue basah daripada tissue kering. Makanya mendingan bawa tissue basah aja deh.
  • Sisir. Sebetulnya aku bawa 2 sisir. Tapi yang satu aku simpan di mobil dan yang satu lagi di tas. Nah yang di tas ini lebih untuk persiapan darurat aja sih. Jadi buat jaga-jaga aja makanya dibawa di tas.
  • Petroleum Jelly. Berhubung bibir aku cenderung kering, jadi aku selalu bawa petroleum jelly ini buat penyelamat.
  • Kaca. Di tas aku ada 2 kaca. Yang satu lebih kecil, dan yang satu ini lebih besar. Kalau yang lebih besar ini supaya lebih puas aja ngacanya. Biasanya aku pakai ketika mau betulin kerudung.
  • Spidol. Daripada sibuk nyari-nyari bolpen lebih baik bawa sendiri di tas. Kebetulan lagi bawa spidol soalnya abis dipakai untuk nandain hadiah 17 Agustus-an kemarin di sekolahnya K2.
  • Lipstick. Lipstick ini selalu aku bawa tapi gak selalu aku pakai. Alesannya simple. Karena sering males aja pakai. Tapi selalu ada di tas. Jadi kalau aku lagi kepengen pakai, udah ada.
  • Smartphone. Kebetulan aku bawa 2 smartphone karena memang ada 2 nomor. Yang satu sebetulnya back-up karena ada NFC-nya yang berguna banget kalau mau isi e-money tapi sayangnya penutup charger-nya sudah kendor, jadi gak nyaman kalau untuk dipakai jadi handset utama. Sedangkan yang satu lagi adalah handset utama yang biasa aku pakai sehari-hari.
  • Tas kecil. Semua perlengkapan di atas (kecuali jam tangan) harus bisa masuk kedalam satu tas yang aku bawa. Dan biasanya tas yang aku pakai ini gak mau yang besar dan selalu pilih yang model slingbag supaya lebih leluasa pakainya. Jadi gak ribet sendiri sama tas.

Simple banget kan daily essentials emak-emak dua anak ini. Pokoknya yang dibawa ya secukupnya aja. Selain biar gak berat, juga karena udah cukup kenyang di omelin Udjo gara-gara segala mau dibawa dan boro-boro kepake.

Jadi akhirnya belajar juga deh. Mana yang bener-bener aku perlu bawa, dan mana yang gak penting-penting amat. Walaupun kalau dilihat dari barang-barang di atas, masih ada beberapa sih yang sebetulnya gak perlu-perlu amat dibawa tapi tetep dibawa.

Nah kalau kamu sendiri, daily essentials yang gak boleh ketinggalan yang mana? Boleh loh ikutan share di kolom komentar.

See you on the next post.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of rachanlie.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *