Menelusuri Musim Semi di Korea Selatan Melalui Variety Show 1 Night 2 Days

Mungkin gak banyak yang tau, kalau aku itu sebetulnya suka banget nonton film Korea. Baik itu film layar lebar, drama, komedi maupun variety show. Kalau untuk K-pop sendiri, jujur aja gak terlalu ngikutin karena buat aku terlalu cepat pergerakannya dan banyak banget. Jadi cuma kenal beberapa aja. Itupun gak hafal sama nama-nama membernya. Sama seperti film dan drama. Aku hobi nonton, tapi jangan tanya siapa pemainnya. Gak hafal banget.

Nah untuk variety show, aku lagi suka banget variety show 1 Night 2 Days. Kenapa? Karena isinya bukan hanya menghibur dan bikin ketawa, tapi aku juga bisa belajar mengenai sejarah Korea dan ikut menikmati pemandangan Korea.

Dan di beberapa episode terakhir ini, Korea mulai memasuki musim semi. Ya memang kayaknya karena perubahan iklim, jadi walaupun sudah masuk musim semi, suhunya masih cenderung dingin. Jadi masih banyak yang pakai baju berlapis-lapis.

Bogildo Island

Salah satu destinasi yang dikunjungi para member 1 Night 2 Days adalah Bogildo Island yang merupakan pulau di bagian selatan dari Korea Selatan.

Bogildo, yang sebagian besar ditutupi pepohonan, adalah tempat yang dikenal sebagai rumah seorang penyair era Joseon, Yun Seon-do, dan sisa-sisa peninggalannya. Salah satu peninggalan yang paling terkenal adalah Seyeonjeong, sebuah paviliun di mana ia menyusun puisi, dibangun di atas kolam yang ia gali. Nama “Seyeonjeong” artinya adalah “untuk membersihkan kotoran dunia.”

Di Bogildo, terdapat Dadohaehaesang National Park yang merupakan taman nasional terbesar di Korea, yang membentang di tujuh wilayah pesisir di Laut Selatan dan Barat. Taman Nasional ini ditetapkan sebagai taman nasional ke-14 di Korea pada tahun 1981, yang mencakup area lebih dari 2.321.2㎢ dengan 334.8㎢ daratan dan 1.990.4㎢ air.

Iklim lautan yang hangat mendukung keberadaan hutan hijau dengan nilai ekologis yang tinggi. Pulau-pulau dan formasi bebatuan yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi masa lalu ini menawarkan keindahan yang unik dan tak terlupakan.

Selain itu, Taman Nasional ini juga dikenal sebagai pangkalan angkatan laut dan medan perang untuk Laksamana Jang Bo-go 787- 841) dari Dinasti Silla. Laksamana Yi Sun-sin (1545 – 1598) dari Dinasti Joseon memiliki pertempuran bersejarah dengan angkatan laut Jepang di Dadohaehaesang ini. Jadi lokasi ini bukan hanya indah, namun juga bersejarah.

Karena iklim yang ringan dan lembab banyak tumbuhan dan pepohonan yang tumbuh disana, seperti pohon Camelia yang menjadi salah satu daya tarik di pulau ini. Sebanyak 1.541 spesies tanaman tersebar di daerah ini. Ada juga 11 spesies mamalia, 147 spesies burung, 885 spesies serangga, 13 spesies reptil amfibi, 154 spesies ikan air laut, dan 11 spesies ikan air tawar. Di Dadohaehaesang, juga terdapat spesies yang terancam punah termasuk anggrek, berang-berang, ular, dan karang laut.

Jinhae

Destinasi selanjutnya di 1 Night 2 Days adalah Jinhae yang terletak di Changwon-si, Gyeongsangnam-do. Di Jinhae ini sedang berlangsung Jinhae Gunhangje Festival dimana kita bisa melihat banyak bunga sakura yang indah. Selain itu, ada banyak program yang bervariasi termasuk pra-acara, pertunjukan budaya, pertunjukan militer, dan lainnya berlangsung selama festival.

Pas banget abis lihat episode di Jihae ini, aku lihat post temen aku di Instagram. Kebetulan dia lagi travelling ke Korea Selatan dan sedang mengunjungi Jihae.

Yeojwacheon Stream (pic by @risnaps)

Foto ini di ambil di Yeojwacheon Stream yang merupakan tempat terbaik untuk melihat sakura. Ini juga merupakan lokasi jembatan di mana dua karakter utama, Gwanu dan Chaewon of “Romance (2002),” serial TV MBC, pertama kali bertemu sebagai turis yang datang ke Jinhae untuk menikmati Festival Jinhae Gunhangje. Setelah episode itu ditayangkan, jembatan itu menjadi populer dan dikenal secara luas sebagai Jembatan Romantis. Setiap bulan April, seluruh kota Jinhae dipenuhi dengan bunga sakura, namun area Yeojwacheon Stream disebut memiliki bunga sakura yang paling indah. Dan inilah yang membuatnya menjadi objek wisata utama disana.

Di Yeojwacheon Stream ini terdapat 5 jembatan, dimana tiap jembatan dibuat spot menarik untuk foto. Dan di jembatan ke 5, kita bisa turun kebawah dan berfoto dari bawah. Di sepanjang jalan juga terdapat banyak food stall yang menjual bermacam street food khas Korea yang bisa kita nikmati.

Selain kedua destinasi yang disebutkan di atas, tentu saja masih banyak destinasi lain yang bisa dikunjungi di Korea Selatan yang tak kalah menariknya. Apalagi di musim semi, biasanya banyak festival yang menarik untuk dikunjungi. Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung cek aja ke website Korean Tourism Organization ya.

 

See you on the next post

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *