Bhinneka Community Zone: Cara Buat Video Blogmu Jadi Kekinian

Akhir-akhir ini vlog menjadi sebuah media yang diminati untuk di lihat atau di buat oleh para netizen. Semua berlomba-lomba untuk membuat sebuah vlog. Tapi sayangnya gak semua vlog itu enak untuk dilihat. Ya gak heran sih soalnya sebuah vlog yang bagus dan enak dilihat itu ternyata memerlukan banyak proses dibelakangnya.
Buat aku sendiri, membuat vlog itu bukanlah suatu hal yang mudah. Salah satunya karena aku gak terlalu percaya diri untuk ngomong sendiri di depan kamera. Well, kalo lagi di kamar dan sendirian bener sih mungkin bisa-bisa aja. Tapi kalau untuk pergi ke suatu tempat atau ke suatu event dan mendokumentasikan event tersebut dengan aku di dalemnya, buat aku masih kurang sreg.

Ya kalo cuma ambil footage doang sih bisa aja. Tapi untuk aku ngomong in-frame masih belum. Masih belum pede berat. Makanya kalau ada yang pernah lihat video-video aku di youtube channel, pasti jarang liat aku ngomong di depan kamera atau bahkan muncul di depan kamera. Seringnya sih karena aku sendiri yang ambil gambarnya jadi ya aku gak keliatan.

Alasan selanjutnya adalah dari segi editing. Aku masih kurang dapet feel untuk editingnya. Masih kurang nyeni deh. Untuk bisa dapet moment-moment special juga masih kurang. Tapi kalau ini memang sih. Harus banyak latihan untuk mengasah skill dan juga insting. Cuma ya itu.. Moodnya datang dan pergi.

Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu, aku berkesempatan untuk ikutan event Bhinneka Community Zone bersama Kumpulan Emak-Emak Blogger di kantor Bhinneka.com, Gunung Sahari. Di sana, kita berkesempatan untuk “mencuri” ilmu dari Bella Panggabean, seorang blogger dan juga video creator.

Menurut Bella, sebuah video itu harus memiliki cerita. Kita harus bisa membuat video yang memberikan sebuah cerita ke audience. Tidak usah rumit, cukup sebuah cerita sederhana saja cukup. Sama seperti membuat blog. Harus memiliki sebuah cerita yang memiliki awal, tengah dan akhir. Jangan buat video yang membingungkan karena urutannya tidak benar sehingga tidak ada akhirnya. Intinya kita harus punya sebuah cerita.

A good story is usually simple that can give us a personal meaning and when it is well crafted, it can be inspiring.

Sebuah cerita yang bagus itu tidak selalu memiliki daya tarik ke semua orang. Namun sebuah cerita yang bagus biasanya mudah dimengerti dan memiliki kredibilitas. Selain itu, sebuah cerita yang bagus biasanya adalah sebuah cerita yang tidak rumit alias simple.

Untuk membuat sebuah video yang baik, kita harus memiliki kemampuan untuk memperlihatkan “rasa” secara visual. Berbeda dengan blog, jika di blog kita berusaha menceritakan melalui kata-kata, di video atau vlog, kita bercerita melalui gambar atau visual. Show them, don’t tell them.

Unscripted doesn’t mean unstructured.

Ketika akan membuat video, sebaiknya kita membuat script dahulu mengenai apa yang akan kita sampaikan. Apa saja yang ingin kita sampaikan, bayangan kita seperti apa, buat secara spesifik apa yang ingin kita sampaikan. Jangan lupa buat juga mengenai manfaat apa yang di dapatkan setelah melihat video itu.

Jika kita bertutur, kita harus berbicara mengenai inti yang ingin kita sampaikan. Dan supaya mudah dimengerti, gunakanlah bahasa yang sesuai dengan target audience kita. Jangan lupa, kita juga harus berinteraksi dengan penonton kita. Karena vlog sudah masuk ke media online, kita harus mempertimbangkan perspektif dari penonton kita dan juga harus lebih berhati-hati ketika memberikan informasi.

Sama halnya seperti blog, kita juga harus konsisten dengan konten dari vlog kita. Jadi kalau kita memilih make-up ya kita harus konsisten dalam membuat video tentang make-up. Selain itu, waktu tayang juga harus diperhatikan. Jangan buat sekali dua kali lalu hiatus bertahun-tahun. *ngaca, tutup muka*on

TEKNIS MEMBUAT VIDEO

Sedikit mengenai teknis membuat video:

  • Sarana untuk membuat video.
    Ada berbagai macam perlengkapan yang bisa digunakan untuk membuat video, misalnya DSLR, Go Pro, Mirrorless dan Handphone atau gadget kita.
  • Rule Of Thirds
    Serupa dengan mengambil foto, dalam mengambil sebuah video, sebaiknya kita menggunakan rule of thirds juga dimana objek video tidak perlu selalu di tengah supaya balance, tidak monoton atau membosankan.
  • Watch Headspace
    Ketika mengambil gambar/video, kita juga harus memberi jarak antara sisi atas frame dengan bagian atas objek. Jangan terlalu dekat sehingga kepala terpotong atau sebaliknya, objek terlalu jauh.
  • Background
    Hindari berdiri atau meletakkan objek terlalu dekat dengan background. Beri jarak setidaknya 1 meter supaya gambar lebih memiliki kedalaman dan background juga terlihat bokeh.
  • Lighting
    Pencahayaan yang terbaik adalah natural lights. Namun, jika kita akan menggunakan natural lights, perhatikan juga arah pencahayaannya. Jangan sampai backlight. Jika natural lights tidak tersedia, kita bisa menggunakan bantuan dari lampu untuk pencahayaan. Waktu terbaik untuk mengambil video menggunakan natural lights adalah pada saat golden hours atau kira-kira pukul 7 – 9 pagi atau pukul 3 – 5 sore.
  • Sound
    Perangkat yang digunakan untuk mengambil video biasanya kurang bagus untuk mengambil suara. Supaya terdengar lebih jernih, kita memerlukan bantuan microphone atau wireless microphone. Kita juga bisa menggunakan bantuan audio recorder untuk mengambil suara yang lebih jernih. Hindari mengambil video di tempat ramai dan untuk mengurangi gaung atau “echo” kita bisa menggunakan karpet saat mengambil video.
  • Steady Hands
    Ketika mengambil video, usahakan selalu stabil. Jangan terjebak pada pergerakan yang sebetulnya tidak diperlukan. Kita juga bisa menggunakan stabilizer supaya proses pengambilan gambar lebih stabil.
  • Musik
    Pemilihan musik untuk video kita juga penting. Untuk membangun mood dan kenyamanan dalam menonton. Dalam memilih musi, kita bisa memilih musiknya dulu baru kemudian menyusun konten disesuaikan dengan music atau menyusun konten dulu baru memilih musiknya. Itu disesuaikan saja dengan preferensi kita.

MICROSOFT WINDOWS 10

Setelah penjelasan dari Mba Bella, acara dilanjutkan dengan pengenalan mengenai Windows 10.

Windows 10 dikatakan merupakan versi terakhir dari produk OS Windows. Saat ini, Windows 10 sudah memiliki Creator Update.

Kelebihan dari Windows 10 – Creator Update dibanding dengan OS yang sebelumnya antara lain:

  • Security lebih baik dengan adanya Windows Defender.
  • Memiliki fitur 3D pada aplikasi paint yang selama ini kita tahu hanya sebagai corat-coret media gambar 2D paint sebelumnya. Dengan 3DPaint, kita bisa membuat object 3D
  • Bisa membuat video dengan lebih mudah.

BHINNEKA.COM

Nama bhinneka.com sudah tidak asing lagi buat aku. Kenapa? Soalnya memang sudah beberapa kali belanja disana. Bahkan kalau aku mau cari-cari info mengenai harga computer, peripherals dan lain-lain, aku suka cek ke bhinneka.com dulu.

Promo yang ada di bhinneka.com juga cukup menarik. Bahkan yang paling aku inget, dulu pernah beli handphone cuma seharga 10.000 rupiah saja. Issshh.. Menarik banget kan.

Kemarin adalah pertama kalinya aku mampir ke kantor Bhinneka. Ternyata kantornya enak juga ya. Di bagian bawah ada coffee shop yang kopinya enak, lalu ada juga Bhinneka Store untuk kamu yang kepengen beli barang secara langsung di tokonya.

Satu hal yang bikin aku tertarik adalah adanya dinding topeng-topeng disalah satu sisi kantor Bhinneka. Ternyata,, itu sejalan dengan tampilan di web bhinneka.com saat ini.

“Faces Of Indonesia” adalah tema yang di angkat di web Bhinneka.com saat ini. Tema ini menampilkan keragaman topeng Indonesia yang merupakan kekayaan budaya bangsa. Sebetulnya agak bertolak belakang sih ya. Soalnya Bhinneka.Com kan merupakan situs e-commerce produk-produk teknologi tinggi yang sangat erat dengan modernitas tapi kok mengambil tema topeng-topeng yang bernuansa tradisional. Ternyata, itu adalah sebuah upaya sederhana dari bhinneka.com untuk terus mengingatkan kita semua akan keluhuran budaya bangsa.

Acara Bhinneka Community Zone bersama Kumpulan Emak-Emak Blogger kali ini sangatlah menarik dan informatif. Banyak hal-hal baru yang bisa aku dapatkan.

Selama acara, aku sempet ambil sedikit video untuk menceritakan suasana hari itu. Tapi namanya juga masih pemula, jadi masih banyak kekurangan. Masih harus banyak belajar.

Oh well.. Seperti kata mba Bella, JUST SHOOT IT. So.. Here it is.. A glimpse of the event.

See you on the next post.

All picture is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of rachanlie.com

 

 

Comments

  1. Lia Harahap says:

    Bagus, Mbak videonya. Smooth gitu. Tetap semangat ngevlog ya 🙂

  2. Saya juga masih gak pede sama sekali kalo ngomong depan kamera Mak😅

  3. Leyla says:

    Aku udah berani ngomong di depan kamera tapi sayang videonya gak ada yang nonton hehe

  4. Waahh keren udh bikin vlog nya..aku belum ehehe..
    sukses terus vlog nya mba 🙂

  5. cici desri says:

    langsung praktek bikin video ya mbak…. keren videonya 😀

  6. Uci says:

    Mkch infonya Mba, jadi PD buat belajar vlog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *