Daily Hijab Tutorial

Ketika awal mengenakan hijab beberapa tahun yang lalu, jenis hijab yang aku suka pakai adalah yang berbentuk pashmina. Dan cara pakainya juga simple banget cuma dirapatkan di bawah dagu, lalu sisanya dikalungin aja di leher. Pokoknya yang paling basic aja.

Dan karena dulu awal kenalnya pakai scarf yang berbentuk pashmina, otomatis koleksi dirumah ya yang bentuknya pashmina aja deh. Nah, sekitar pertengahan tahun kemarin, baru deh aku mulai coba pakai scarf berbentuk segiempat atau square hijab.

Awalnya gak terlalu suka yang bentuknya square karena mikirnya kayak anak sekolahan banget. Jadinya gak pernah beli yang square. Tapi gara-gara waktu itu mau ke kawinan dan di kawinan itu dapet seragamnya yang square, jadilah mau gak mau pakai yang square.

Sempet nyobain macem-macem model berbekal nyontek tutorial di youtube. Tapi gak nemu yang sreg. Sampai akhirnya aku cobain yang model aku biasa pakai ini. Eh ternyata aku suka. Dan gak gampang berantakan pula. Akhirnya malah jadi pake yang model begini terus deh. Skalinya bosen, nyoba model lain, loh kok gak pede. Dan ujung-ujungnya balik lagi ke model awal. 😀

Untuk model hijab ini, yang aku suka masih ada lebihannya buat “hiasan”. Selain itu, kalau pakai kalung, juga gak menghalangi kalungnya. Dan yang paling penting, pakenya gampang dan cepet banget.

Untuk pakai hijab seperti ini, aku biasanya hanya menggunakan 1 buah peniti dan 1 buah jarum pentul. Peniti untuk di bagian dagu dan jarum pentul untuk di bagian atas kepala supaya gak geser-geser. Kenapa pakai peniti? Biar paten gak gerak-gerak. Biasanya orang gak terlalu suka pakai peniti karena bakalan merusak hijab. Nah kalau aku, disiasati dengan pakai penitinya di bagian dalam inner ninja. Jadi yang dipenitiin di dalamnya inner. KAdang-kadang kalau lagi mau cepet, suka pakai clip hijab yang lagi hits itu. Tapi buat aku, kekurangannya clip hijab, lama-lama hijab yang aku pakai suka jadi agak longgar. Makanya agak jarang pakai clip hijab.

Untuk bahan hijab yang aku pakai, biasanya suka pakai yang bahannya voal, tapi kadang-kadang pakai juga yang bahan diamond italiano dan kawan-kawannya. Namanya juga buat sehari-hari, otomatis bahannya ya yang nyaman buat sehari-hari aja sih.

Belakangan ini, sudah beberapa orang yang tanya gimana cara aku pakainya. Biasanya sih kalau memang memungkinkan, aku buka dan kasih tau caranya. Tapi kalau enggak ya pakai bahasa kalbu gitu deh jelasinnya. 😀

Nah.. Beberapa waktu yang lalu, pas lagi mau pakai hijab, aku buat aja sekalian tutorialnya. Ini dia nih tutorialnya.

Gimana? Bisa gak?

Nah, untuk hijab ini, kadang-kadang aku buat model beda sedikit seperti ini.

Untuk model di atas, pas ikat hijabnya, salah satu bagian yang lebih panjang, aku bentuk seperti pita. Jadinya seperti ada satu loop di atas.

Nah kalau yang ini, sebetulnya sama aja sih kayak tutorial di atas. Bedanya, agak dilonggarin dikit untuk iketannya. Jadi gak terlalu pas di leher.

Gimana.. Cukup mudah kan. Satu cara aja bisa di buat beberapa versi. Makanya aku sering banget pake model begini. Soalnya gampang dan cepet banget.

Selamat mencoba. 🙂

See you on the next post.

All picture and video is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of rachanlie.com

Comments

  1. Jaman aku kuliah, aku pakai kerudung segi empat dan pakai model begini, Mbak. Mudah pengaplikasiaanya trus terlihat rapi, apalagi kalau pakai kemeja atau tunik yang panjang. Aku juga #teampeniti untuk mengaitkan kerudung di bawah dagu. Aku takut kalau ketusuk, jarum pentul kadang suka geser-geser juga.

    1. rachanlie says:

      Iya betul. Kalo pakai pentul resiko ketusuk dan geser-geser ya. Memang lebih paten kalo pakai peniti. 🙂

  2. Simple dan tetap elegan yaa, cocok diaplikasikan sehari2 juga hehe…

    Aku malah kadang suka nda pkae inner, tp emang kerudungny jd bnyak yg agk nda mulus kainnya gegara peniti huhu

  3. Damae says:

    Wah, cocok banget buat dipakai sehari-hari. Simple tapi bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *