Wisata Belanja ke Museum Tekstil Bersama Kriya Indonesia dan Honestbee

Apa yang ada di benak kamu kalau denger kata Wisata Belanja?

Hmmm.. Kalau di benak aku sih yang kepikiran itu jalan-jalan untuk belanja. Semacam ke jalan-jalan untuk shopping syantik gitu deh. Ternyata eh ternyata.. Untuk wisata belanja kali ini berbeda.

Jadi, beberapa waktu yang lalu, aku ikutan acara Wisata Belanja yang di adakan oleh Kriya Indonesia dan Honestbee ke Museum Tekstil. Di acara kali ini, kita di ajak untuk mencoba berbelanja di Honestbee, berwisata keliling Museum Tekstil dan terakhir melihat demo masak. Menarik kan.

KRIYA INDONESIA

Mba Astri Damayanti – Kriya Indonesia

Kriya Indonesia adalah kursus dan pelatihan ketrampilan yang sudah berdiri sejak tahun 2010. Kursus dan pelatihan keterampilan ini berikan oleh founder sekaligus instruktur yang ahli dibidangnya yaitu Astri Damayanti.

Kursus dan pelatihan keterampilan yang diberikan antara lain hantaran pengantin, mahar, origami, aksesoris, clutch bag, perca, kreasi bahan bekas, dan lain sebagainya.

Kriya Indonesia rutin mengadakan pelatihan baik itu untuk umum maupun untuk blogger. Dan kali ini, Kriya Indonesia mengajak para blogger untuk wisata belanja.

WISATA BELANJA

Di acara kali ini, Kriya Indonesia mengajak kita untuk wisata belanja ke Museum Tekstil. Seperti biasa, acara dibuka oleh sedikit kata sambutan dari Mba Astri Damayanti dan juga Ibu Ari dari Museum Tekstil.

Mba Astri dan Ibu Ari

Yang sedikit berbeda kali ini adalah sebelum berkeliling Museum Tekstil, kita di ajak untuk mencoba berbelanja di Honestbee terlebih dahulu.

APA SIH HONESTBEE?

Honestbee adalah layanan belanja dan pengiriman on demand untuk kebutuhan sehari hari berbasis online terkemuka yang berasal dari Singapura. Diluncurkan secara resmi di Indonesia pada tanggal 25 Januari 2017 di Jakarta. Saat ini Honestbee bermitra dengan Transmart Carefour yang merupakan ritel terbesar di Indonesia.

Honestbee menawarkan cara belanja kebutuhan sehari hari yang lebih cepat dan mudah. Jadi konsumen bisa belanja kapan saja dan di mana saja. Selain itu, konsumen juga bisa merasakan pengalaman belanja yang berbeda karena Honestbee menghadirkan asisten belanja profesional untuk setiap pesanan konsumen.

Belanja di mobil pakai Honestbee.

Untuk berbelanja di Honestbee itu gampang banget. Bisa melalui website id.honestbee.com atau melalui aplikasi Honestbee yang bisa di download via Google Playstore atau App Store.

Setelah kita mendaftar, kita bisa langsung berbelanja di Honestbee. Langkah-langkahnya juga cukup mudah. Tinggal pilih barang yang kita mau, lalu check out.

Setelah check-out, kita isi alamat lengkap pengiriman, nomor telepon yang bisa dihubungi, jadwal pengiriman barang dan tentukan metode pembayaran. Saat ini, Honestbee menerima pembayaran via Cash On Delivery dan juga Credit Card. Setelah itu, klik tombol Next.

Jika kita menggunakan metode pembayaran Credit Card, kita akan dialihkan ke website pembayaran yang sudah secure. Namun jika memilih metode pembayaran Cash on Delivery, maka kita akan langsung dialihkan ke halaman informasi order kita.

Selain di aplikasi, kita juga akan menerima informasi dan update mengenai order kita melalui email. Jadi jangan lupa di check emailnya ya.

Email dari Honestbee

Sembari menunggu belanjaan dari Honestbee datang, kita di ajak untuk berkeliling Museum Tekstil bersama mba Fanny.

Ms Fanny, tour guide Museum Tekstil

MUSEUM TEKSTIL JAKARTA

Siapa yang belom pernah ke Museum Tekstil?

*angkat tangan*

Sebagai warga Jakarta, agak miris juga ya karena saya gak pernah menyambangi Museum Tekstil. Sejujurnya sih udah kepengen, tapi karena daerahnya gak terlalu familiar, jadinya urung deh kesana. Huhuhuhuh. Tapiii.. Seneng akhirnya kemarin kesampaian juga untuk dateng langsung ke Museum Tekstil. 🙂

Museum Tekstil Jakarta berlokasi di Jalan K.S. Tubun No 2-4, Jakarta Barat.

Museum tekstil Jakarta memiliki 2 gedung pameran utama, yaitu gedung Pameran Tetap dan gedung Pameran tidak tetap atau kontemporer. Gedung pameran kontemporer menempati Gedung utama dimana Gedung Museum Tekstil  dibangun pada akhir abad ke 19 sebagai rumah tinggal warga berkebangsaan Perancis yang kemudian dibeli oleh Konsul Turki bernama Abdul Azis Al Mussawi Al Katiri.

Tahun 1942 dibeli oleh warga Belanda DR. Karel Christian Cruq. Pada masa perang kemerdekaan tahun 1945, Gedung Museum Tekstil digunakan sebagai Markas Pemuda Barisan Pelopor dan Barisan Keamanan Rakyat (BKR). Pada tahun 1947 dibeli oleh warga Cina Lie Sion Pin kemudian dibeli oleh Departemen Sosial RI pada tahun 1952, dan pada tahun 1976 diserahkan kepada Pemda DKI sebagai Museum Tekstil Jakarta yang diresmikan pada tanggal 28 Juni 1976 oleh Ibu Tien Soeharto. Saat ini, Museum Tekstil Jakarta berada di bawah Pengelolaan UP. Museum Seni Rupa Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Untuk pameran tetap menempati ruang dari Galeri Batik. Galeri ini diresmikan pada tanggal 2 Oktober 2010 dalam rangka meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kain batik. Galeri yang dikelola langsung oleh Yayasan Batik Indonesia ini berisi berbagai macam koleksi batik yang terdapat di Indonesia seperti batik dari Sumatera, Jawa barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain berbagai koleksi kain batik, terdapat pula bahan perwana batik alami, motif-motif cap batik, tata cara proses membatik dan berbagai macam interior-interior yang bermotif batik seperti tempat tidur, furniture, topeng & wayang golek. Selain itu, di Galeri Batik ini juga ada plakat replika pengakuan Batik sebagai warisan budaya Indonesia tak benda dari UNESCO.

Selain Gedung Pameran Utama dan Galeri Batik, di Museum Tekstil ini juga terdapat Souvenir Shop, Galeri Shop, Pendopo Batik, Ruang pengenalan Wastra, Ruang Perawatan Kain, Perpustakaan, Gazebo, Mini Theater, Taman Pewarnaan Alam, Kebun Serat.

Saat ini, di Gedung Pameran Utama sedang berlangsung pameran Batik Pesisir. Batik Pesisir adalah batik yang berasal selain dari Jogjakarta dan Solo.

Yang membedakan Batik Pesisir dengan batik Jogjakarta dan Solo adalah dari segi motif dan warna. Batik Pesisir memiliki warna yang lebih cerah dan bervariasi. Untuk motifnya, Batik Pesisir memiliki banyak sekali motif yang dipengaruhi oleh asal batik tersebut.

Setelah puas berkeliling di Museum Tekstil, kita di ajak untuk melihat demo masak dari Chef Jun Joe Winanto dari @resepdapurayah yang kali ini memberikan demo masak Ayam Rica-Rica dan Pudding Sarikaya Gula Merah yang rasanya sedap sekali.

Setelah puas mencicipi hasil masakan Chef Jun, saya mendapatkan notifikasi dari aplikasi Honestbee bahwa belanjaan saya tadi sudah sampai. Langsung aja deh melipir ke depan untuk cek.

Ternyata di depan sudah ramai dengan Deliverybee dari Honestbee yang membawakan belanjaan para peserta Wisata Belanja kali ini. Waaahhh menariiikk.. Langsung aja deh aku cari deliverybee yang membawakan belanjaan aku.

Serah terima belanjaan

Seru banget deh bisa wisata keliling museum, nyobain masakan dari chef Jun sekaligus belanja di Honestbee. Selain seru, aku jadi bisa menggunakan waktu dengan efektif. Aku bisa tetap melakukan aktivitas aku, sementara urusan belanjaan, aku serahkan ke Honestbee. Pas aku selesai beraktivitas, belanjaan datang. Tinggal pulang aja deh jadinya. Ringkes kan.

Wisata di Museum Tekstil sambil belanja di Honestbee

Jadi ketagihan nih belanja di Honestbee. Dua hari kemudian, aku belanja lagi di Honestbee. Seneng banget sampainya tepat waktu dan barangnya dalam kondisi yang baik. Overall, pengalaman belanja di Honestbee ini sangat memuaskan.

Terima kasih ya Kriya Indonesia, Honestbee dan Museum Tekstil untuk acara Wisata Belanjanya. Acaranya menyenangkan. 🙂

 

See you on the next post. 🙂

All picture is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION

Copyright of rachanlie.com

Comments

  1. Nike says:

    waahh seruu ya acaranya.. jd tau isi dari museum tekstil dan belanja di honest bee berasa punya asisten pribadi :/

  2. DWI LESTARI says:

    menghemat waktu brrti yahh mba belanja di honestbee
    Wahh, makin canggih yahh sekarang

    btw, aku juga baru au ada museum tekstil di jakarta, kalo diliat-liat suasannaya kayak suasaana di jogja yah kak ehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *