Tanpopo Jakarta

Sejak pertengahan tahun lalu, setiap kali kita pulang dari Gandaria City, aku dan suami suka penasaran sama satu tenda di sebelah kiri jalan. Tepatnya di depan ruko sebelum flyover Kebayoran Lama. Bentuknya tenda dan ada tulisan Jepangnya gitu deh. Tapi karena seringnya lagi sama anak-anak dan sudah capek, jadi cuma lewat aja deh.

Sampai beberapa waktu yang lalu. Kita berdua lagi pergi #pacaranhalal ke Gandaria City. Setelah ngopi cantik, Udjo ngajak makan. Trus mumpung berduaan, kita iseng deh mampir. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 dan pengunjungnya masih ramai banget. Bahkan aku dan Udjo harus nunggu waiting list 7 orang. Habuset. Banyak amat ya. Tapi karena memang penasaran, kita tunggu aja sambil merhatiin apa yang disajikan disana.

Sedikit tips.. Kalo lagi rame gitu, trus liat ada kursi kosong jangan langsung dudukin ya. Langsung melipir ke cashier aja untuk cek waiting list. Kalo gak, bisa di amuk massa yang udah nunggu. Tapi tenang aja. Mereka cukup rapi kok untuk urutan waiting listnya. Kalo lagi kosong sih bisa langsung aja kok.


Ternyata.. Nama tenda ini adalah Tanpopo. Tanpopo Jakarta adalah tempat makan berkonsep Yatai (Japanese Food Stall) seperti yang cukup banyak dijumpai di Jepang. Di sini, kita bisa menikmati makanan autentik khas Jepang yang di racik oleh Chef Hideyoshi.


Menunya antara lain:

Oden IDR 5k/pcs
Gyudon IDR 35k/bowl
Ramen IDR 35-55k/bowl
Beef Curry Rice IDR 35k/plate
Yakiniku

Berhubung aku dan Udjo gak terlalu suka Udon ataupun ramen, kita memilih Yakiniku aja. Untuk pilihan dagingnya, kita bisa pilih sendiri dari kulkas. Pilihannya antara lain:

Rib Eye
USDA Beef Short Ribs

Rib Eye – Yakiniku IDR 80k/plate
Beef Hamburg – Yakiniku IDR 40k/plate
USDA Beef Short Ribs – Yakiniku IDR 30k/plate
Chicken Tandoori – Yakiniku IDR 30k/plate
Chicken Teriyaki – Yakiniku IDR 30k/plate
Selain pilihan di atas, ada juga Wagyu, tapi aku gak cek harganya berapa.

Charcoal Pot


Yakiniku disajikan lengkap dengan soy sauce dan charcoal pot untuk memanggang sendiri daging/ayam pilihan kita. Ya namapun grill dari arang, jadi pasti banyak asep dan harus sabar menanti dan mengipas grillnya ya.

Kipas-kipas yang kenceng biar cepet mateng

Pas udah mateng, rasanya cukup lezat. Pas banget untuk aku yang sebetulnya lagi craving banget makan makanan Korea yang daging di gunting-gunting itu loh. Walaupun beda, tapi bolehlah. Hahahaha. Hepi lah pokoknya. Pengalaman pertama kita kesana cukup menyenangkan dan mengenyangkan. Pastinya kita jadi gak ragu lagi untuk balik kesana kalau lagi pengen makanan Jepang yang murmer.

Malam itu, total kerusakan kita berdua hanya 210k saja. Lumayan deh ya. Oh iya, kalau kesini, jangan lupa bawa uang cash ya. Karena mereka hanya menerima pembayaran dengan cash saja.
Duh.. Nulis ini jadi laper lagi. *mbaknya gampang laper* Hahahahah.. 😀

 

See you on the next post. 🙂

All picture is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION

Copyright of rachanlie.com

 

Tanpopo Jakarta
• Jl. Sultan Iskandar Muda no 99E. Arteri Pondok Indah. Open 6 PM – 12 AM
• Jl. RP Soeroso no. 33, Gondangdia, Menteng. (In front of Menteng Dental Clinic). Open at 7 PM.
Instagram: @tanpopojkt
Telp 0877-7758-3858

 

Comments

  1. zata ligouw says:

    eh aku juga beberapa kali lewatin, ternyata seru juga ya.., jadi laper. Mampir ah kapan-kapan…

    1. rachanlie says:

      Hihihihi.. Iya.. Gara2 penasaran akhirnya mampir. Dan ternyata menarik juga. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *